Cara Menentukan Order Block Menggunakan Fair Value Gap

Order block dan fair value gap adalah dua konsep penting dalam analisis teknikal yang sering digunakan oleh para trader untuk menemukan peluang trading yang menguntungkan. Order block adalah area di mana harga telah berbalik arah sebelumnya, sedangkan fair value gap adalah area di mana harga telah bergerak melewati level support atau resistance penting.

Pada artikel ini, kita akan membahas cara menentukan order block menggunakan fair value gap.

Apa itu Order Block?

Order block adalah area di mana harga telah berbalik arah sebelumnya. Order block sering kali terbentuk di area support atau resistance, tetapi juga dapat terbentuk di area pivot, trenlines, atau Fibonacci retracement.

Order block dapat menjadi area yang menarik untuk mencari peluang trading karena kemungkinan harga akan berbalik arah di area tersebut.


Apa itu Fair Value Gap?

Fair value gap adalah area di mana harga telah bergerak melewati level support atau resistance penting. Fair value gap sering kali terbentuk di area breakout, tetapi juga dapat terbentuk di area pivot, trenlines, atau Fibonacci retracement.

Fair value gap dapat menjadi area yang menarik untuk mencari peluang trading karena kemungkinan harga akan melanjutkan pergerakannya di area tersebut.


Cara Menentukan Order Block Menggunakan Fair Value Gap

Ada beberapa cara untuk menentukan order block menggunakan fair value gap. Salah satu cara yang paling umum adalah dengan menggunakan indikator order block. Indikator order block akan membantu kita untuk mengidentifikasi area-area di mana order block kemungkinan besar terbentuk.

Cara lain untuk menentukan order block menggunakan fair value gap adalah dengan menggunakan analisis teknikal dasar. Kita dapat mencari area support atau resistance yang telah ditembus oleh harga, atau area pivot, trenlines, atau Fibonacci retracement yang telah dilintasi oleh harga.

Berikut adalah beberapa contoh cara menentukan order block menggunakan fair value gap:


 Contoh 1:

harga EUR/USD telah bergerak turun dari level resistance 1.1300. Level resistance ini merupakan level support yang kuat di masa lalu, sehingga kemungkinan harga akan berbalik arah di area tersebut.

Kita dapat menggunakan indikator order block untuk mengidentifikasi area order block di sekitar level resistance 1.1300. Indikator order block akan menunjukkan area-area di mana harga telah berbalik arah sebelumnya.

Dalam hal ini, indikator order block menunjukkan area order block di sekitar level 1.1250. Area ini merupakan area yang menarik untuk mencari peluang trading karena kemungkinan harga akan berbalik arah di area tersebut.


 Contoh 2:

harga BTC/USD telah bergerak naik dari level support 28.000. Level support ini merupakan level resistance yang kuat di masa lalu, sehingga kemungkinan harga akan melanjutkan pergerakannya di area tersebut.

Kita dapat menggunakan analisis teknikal dasar untuk mengidentifikasi area order block di sekitar level support 28.000. Kita dapat mencari area-area di mana harga telah berbalik arah sebelumnya, atau area pivot, trenlines, atau Fibonacci retracement yang telah dilintasi oleh harga.

Dalam hal ini, kita dapat melihat bahwa harga telah berbalik arah di area 27.500. Area ini merupakan area yang menarik untuk mencari peluang trading karena kemungkinan harga akan melanjutkan pergerakannya di area tersebut.


Kesimpulan

Order block dan fair value gap adalah dua konsep penting dalam analisis teknikal yang dapat digunakan untuk menemukan peluang trading yang menguntungkan. Dengan memahami cara menentukan order block menggunakan fair value gap, kita dapat meningkatkan peluang keberhasilan trading kita.


Tips tambahan:


  •  Gunakan indikator order block yang andal untuk meningkatkan akurasi identifikasi order block.
  •  Lakukan backtesting untuk menguji keakuratan strategi trading yang menggunakan order block.
  •  Gunakan indikator lain untuk mengkonfirmasi sinyal order block.


Semoga artikel ini bermanfaat!


Artikel Relevan Lainnya : Cara Mencari Resisten Dan Support Pada Chart Time frame 4 Jam